Selain pencegahan stunting, Hestiwati menyoroti upaya penanganan angka kematian ibu di Kabupaten Parigi Moutong. Ia menyebut perdarahan saat persalinan sebagai salah satu penyebab yang menjadi perhatian dan mendorong penguatan ketersediaan darah untuk kebutuhan medis.
Sebagai langkah tindak lanjut, TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong berencana menggalakkan gerakan donor darah di setiap kecamatan dalam waktu dekat. Ia meminta dukungan para camat untuk menggerakkan masyarakat agar berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Hestiwati menyampaikan, kebutuhan darah di daerah itu cukup tinggi, termasuk untuk pasien yang menjalani cuci darah di rumah sakit. Ia juga menyebut target ketersediaan darah berdasarkan perhitungan yang merujuk pada standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencapai sekitar 9.000 kantong.
Pada kesempatan tersebut, Hestiwati turut meminta agar data kasus kesehatan, terutama stunting dan tuberkulosis (TBC), dipetakan hingga tingkat desa. Data yang akurat dinilai penting untuk mendukung penanganan yang lebih tepat sasaran.
Ia berharap koordinasi antara TP-PKK, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa dapat memperkuat pelaksanaan program kesehatan serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga di Kabupaten Parigi Moutong. AJI