SULTENG RAYA -Kantor Kementerian Kependudukan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah, membantu empat warga Kota Palu, sebagai implementasi dari program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Jumat (9/10/2026) di Ruang Pola BKKBN Sulteng. Senyum hangat tersungging di bibir Yunita, warga Kelurahan Tatura Utara bersama empat ibu lainnya, Alya, Elsa meliana, Widya, Yulianti. Kegiatan penyaluran bantuan itu dirangkaikan dengan perayaan Maulid Nabi.

Kemendukbangga/BKKBN menyalurkan bantuan sembako kepada lima penerima manfaat yang terdiri atas 2 ibu hamil (Bumil), 1 ibu menyusui (Busui), dan 2 ibu yang memiliki Bayi di bawah dua tahun (baduta).

Bagi Yunita ibu dari lima anak yang telah menggunakan alat kontrasepsi Metode Operasi Wanita (MOW) atau Tubektomi, bantuan tersebut membawa arti yang mendalam. Di tengah denyut kehidupannya yang serba pas-pasan, perjuangan keluarga sehari-hari digerakkan oleh kerja keras sang suami sebagai pengemudi ojek online (Maxim).

“Pendapatan suami biasanya bersih sekitar Rp100.000 sampai Rp150.000 sehari, tergantung orderan. Kalau dibilang cukup, ya dicukup-cukupkan,” cerita Yunita.