Sementara itu, Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Ar. Amar, S.T., M.T menyambut hangat kerja sama ini dan menekankan pentingnya komitmen hingga tahap implementasi (Implementation Agreement). Rektor menegaskan bahwa kolaborasi tidak boleh berhenti pada dokumen kesepahaman semata, tetapi harus memberikan dampak terukur bagi keberlanjutan pembangunan dan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.
“Kerja sama ini harus diterjemahkan ke dalam program nyata dengan target indikator, jadwal, dan penanggung jawab yang jelas. Untad siap mengarahkan kekuatan akademiknya untuk menjawab persoalan konkret di Banggai Kepulauan, mulai dari peningkatan kapasitas SDM melalui program RPL, vokasi, dan beasiswa, hingga penelitian mendalam terkait sektor kelautan, mitigasi bencana, kesehatan masyarakat seperti penanganan stunting dan eliminasi TB, serta tata kelola pemerintahan dan digitalisasi UMKM,” papar Rektor.
Rektor juga menegaskan lima kata kunci utama yang menjadi pilar dalam kolaborasi ini, yaitu Kolaborasi, Inovasi, Implementasi, Dampak, dan Keberlanjutan.
Melalui kolaborasi ini, Untad dan Pemkab Banggai Kepulauan berharap dapat membangun ekosistem inovasi daerah yang mampu memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan.*ENG