SULTENG RAYA – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian, Polsek Baolan Polres Tolitoli melaksanakan kegiatan Program Ketahanan Pangan melalui penanaman jagung di lahan milik warga yang berada di kawasan Dapalak, Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Minggu (12/7/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolsek Baolan Iptu Subroto bersama personel Polsek Baolan dan melibatkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Baolan serta pemilik lahan, Ibu Diah, sebagai bentuk kolaborasi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian.
Penanaman jagung ini merupakan implementasi nyata komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan serta memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif yang dimiliki masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, personel Polsek Baolan bersama para peserta melakukan penanaman bibit jagung secara gotong royong di lahan seluas kurang lebih 0,8 hektare. Lahan tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 5 ton jagung tongkol dengan estimasi masa panen pada Oktober 2026.
Subroto menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bagian dari upaya mendukung kebijakan pemerintah sekaligus memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus mengoptimalkan lahan pertanian yang dimiliki.
Menurutnya, ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi seluruh elemen, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, penyuluh pertanian, hingga para petani sebagai pelaku utama di sektor pertanian.
“Kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus terjalin sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian,”ujar Wakapolsek.
Selain sebagai upaya meningkatkan hasil produksi pertanian, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan kemitraan antara Polri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan masyarakat dalam membangun kemandirian pangan di Kabupaten Tolitoli.
Melalui pengelolaan lahan secara produktif, diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di daerah sebagai bagian dari kontribusi menuju ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan. AMR