SULTENG RAYA – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng), Brigjen Pol Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, menghadiri launching 1.061 Titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tahun 2026 yang diluncurkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Sabtu (16/5/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi itu menjadi bagian dari pelaksanaan serentak nasional melalui zoom meeting yang dipusatkan di Koperasi Desa Merah Putih, Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayor Jenderal TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, Kajati Sulteng Zullikar Tanjung, Bupati Sigi Mohammad Rizal Intjenae, Kabidkeu Polda Sulteng Kombes Pol Dr. Taharudin, para pejabat utama Kodam XXIII/Palaka Wira, unsur Forkopimda Kabupaten Sigi serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Peluncuran ini menandai mulai beroperasinya sebanyak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang terdiri atas 530 unit di Provinsi Jawa Timur yang tersebar di tujuh kabupaten dan 531 unit di Provinsi Jawa Tengah yang tersebar di delapan kabupaten/kota, termasuk salah satunya di Kabupaten Sigi.

Program tersebut diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui sistem distribusi dan pemberdayaan ekonomi berbasis koperasi. Dalam sambutannya, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa peresmian operasionalisasi ribuan koperasi tersebut merupakan momentum bersejarah bagi Indonesia.

Menurut Presiden, pencapaian tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam membangun ekonomi kerakyatan secara cepat dan terukur. “Hari ini adalah hari yang penting, adalah tonggak bersejarah. Saya kira kalau dicari di negara-negara lain pun, apalagi di sejarah bangsa kita, ada suatu pemerintahan yang meresmikan operasionalisasi seribu lebih koperasi secara fisik, gedungnya ada, gudangnya ada, sistemnya ada, barangnya ada, petugasnya ada, unsur-unsur logistiknya ada, saya kira hari ini cukup penting,” ujar Presiden Prabowo.