Namun, upaya menjinakkan kobaran api tidak berjalan mudah. Lokasi kebakaran berjarak sekitar 2,5 kilometer dari permukiman warga dan berada di kawasan perkebunan berbukit dengan medan terjal. Tidak adanya akses jalan membuat kendaraan pemadam sulit menjangkau titik kebakaran, sehingga petugas harus menghadapi keterbatasan dalam proses penanganan.

Berdasarkan laporan perkembangan hingga pukul 18.35 Wita, petugas gabungan bersama masyarakat sempat beristirahat setelah melakukan upaya pemadaman. Meski demikian, api masih ditemukan di sejumlah titik sehingga pemantauan dan penanganan lanjutan tetap diperlukan.

Dari hasil analisis awal, kebakaran diduga bermula ketika seorang warga melakukan pembakaran rumput di lahan milik mertuanya. Api kemudian merambat ke perkebunan yang berada di sekitarnya. Banyaknya daun kelapa dan rumput kering diduga mempercepat penyebaran api hingga meluas ke area perkebunan lainnya.

Kapolsek Moutong, AKP Felix Alfons Saudale, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan unsur terkait untuk melakukan penanganan kebakaran bersama masyarakat.

Ia juga mengingatkan warga agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Selain berpotensi menimbulkan kerugian materi, tindakan tersebut dapat memicu kebakaran yang lebih luas dan mengancam keselamatan masyarakat. AJI