“Sebagai kepala sekolah, kami sangat bangga dengan prestasi yang diraih siswa kami. Ini merupakan pencapaian yang patut disyukuri karena anak-anak mampu menunjukkan kemampuan mereka dan bersaing dengan peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah,” ujar Vivin.
Ia berharap keberhasilan Kennan, Reva, dan Khaidir dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan semangat belajar, berani mencoba hal baru, serta tidak ragu mengikuti berbagai kompetisi yang dapat mengembangkan kemampuan mereka.
Menurut Vivin, prestasi siswa tidak terlepas dari kerja sama antara sekolah, orang tua, dan anak itu sendiri. Dukungan orang tua di rumah perlu berjalan seiring dengan pendampingan guru di sekolah agar potensi setiap siswa dapat berkembang secara optimal.
“Prestasi ini hendaknya tidak membuat anak-anak cepat berpuas diri. Justru, keberhasilan ini harus menjadi penyemangat untuk terus belajar, berlatih, dan mengembangkan kemampuan. Bagi siswa lainnya, jangan pernah merasa minder atau menganggap diri tidak mampu. Setiap anak memiliki potensi yang bisa dikembangkan jika mau berusaha dan mendapat dukungan yang baik,” tuturnya.
Ia juga berharap pencapaian tersebut menjadi dorongan bagi sekolah untuk terus membangun lingkungan belajar yang positif, memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat, serta mendorong mereka berani berkompetisi secara sehat. Vivin menilai, keberhasilan dalam kompetisi seperti ORBEST tidak hanya diukur dari hadiah yang diterima, tetapi juga dari pengetahuan, pengalaman, kedisiplinan, dan rasa percaya diri yang diperoleh siswa selama mengikuti perlombaan.
Melalui prestasi tersebut, SD Negeri Toboli berharap semakin banyak siswa yang berani menunjukkan kemampuan dan meraih pencapaian di berbagai bidang. Sebab, dari ruang-ruang kelas sederhana, semangat belajar dan kesempatan yang tepat dapat melahirkan generasi muda yang mampu mengharumkan nama sekolah dan daerahnya. AJI