Ia juga mengingatkan bahwa perbedaan pendapat merupakan sesuatu yang biasa terjadi dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, yang tidak semestinya dilakukan adalah memaksakan pendapat kepada orang lain. “Perbedaan pendapat itu hal biasa. Yang tidak biasa adalah memaksakan pendapat kepada orang lain,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Palu, Dr. H. Ahmad Hasni, M.Pd.I, berharap peringatan Maulid Nabi dapat semakin menumbuhkan kecintaan umat kepada Rasulullah SAW. Menurutnya, kecintaan tersebut tidak cukup hanya diwujudkan melalui peringatan Maulid, tetapi harus tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
Ia berharap keteladanan terhadap Nabi Muhammad SAW semakin nyata dalam kehidupan peserta didik maupun seluruh keluarga besar MAN IC Palu. “Melalui Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kita berharap semakin tumbuh rasa cinta kepada Baginda Nabi Muhammad SAW dan keteladanan kepada beliau semakin nyata dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Kepala MAN IC Kota Palu, Dr. Hj. Mardiati Rosmah, S.Ag., M.Ag, mengatakan peringatan Maulid Nabi telah menjadi agenda rutin di madrasah tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari proses pendidikan karakter bagi peserta didik.
“Maulid Nabi menjadi salah satu sarana pendidikan bagi peserta didik untuk terus mengingat dan meneladani akhlak Rasulullah SAW,” jelasnya.
Ia mengatakan, peserta didik diharapkan mampu menerapkan sifat-sifat mulia Rasulullah, seperti kejujuran, kesabaran, kasih sayang, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, peringatan Maulid juga menjadi momentum untuk meningkatkan rasa cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus memperkuat nilai-nilai religius di lingkungan madrasah.
“Nilai-nilai keteladanan Rasulullah harus terus ditanamkan kepada peserta didik agar tidak hanya dipahami, tetapi juga diwujudkan dalam perilaku sehari-hari,” ujarnya.
Semarak peringatan Maulid Nabi di MAN IC Palu juga terlihat dari suasana aula madrasah yang dihiasi sejumlah pohon telur. Berbagai pohon telur dengan hiasan yang menarik tampak berjajar di bagian tengah ruangan dan di sejumlah sudut aula. Hiasan tersebut merupakan hasil kreativitas peserta didik bersama guru dan tenaga kependidikan sebagai bentuk kegembiraan dalam memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. ENG
