SULTENG RAYA — Sebanyak 477 siswa dari berbagai satuan pendidikan mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kota Palu Tahun 2026.

Kompetisi tersebut dipusatkan di MAN 2 Kota Palu dan berlangsung selama tiga hari, 7–9 September 2026.

Kegiatan yang digelar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu ini diikuti 70 madrasah/sekolah, terdiri atas 57 madrasah, 12 sekolah umum, dan satu pondok pesantren (PPS). Kepala Kantor Kemenag Kota Palu, Dr. H. Ahmad Hasni, M.Pd.I., membuka pelaksanaan OMI tingkat Kota Palu, Senin (7/9/2026).

Dalam arahannya, Ahmad Hasni meminta seluruh peserta mengikuti kompetisi dengan sungguh-sungguh dan mengeluarkan kemampuan terbaik. Ia juga mengingatkan peserta untuk menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah setelah memberikan usaha secara maksimal.

Peserta yang berhasil meraih peringkat terbaik nantinya akan melanjutkan kompetisi ke tingkat provinsi dengan membawa nama Kota Palu. Ahmad Hasni turut menekankan pentingnya perhatian kepala madrasah terhadap pembinaan dan pengembangan prestasi peserta didik. Menurutnya, OMI dapat menjadi salah satu indikator untuk melihat sekaligus mendorong capaian prestasi madrasah.

Karena itu, kepala madrasah diminta memberikan dukungan dan perhatian terhadap proses pembinaan peserta didik agar mampu tampil maksimal dalam berbagai ajang kompetisi. Sementara itu, Ketua Panitia OMI Tingkat Kota Palu, Satar S. Laupo, dalam laporan panitia menyampaikan bahwa OMI tahun 2026 diikuti 70 madrasah/sekolah, dengan rincian 21 MI, 24 MTs, 12 MA, empat SD, empat SMP, empat SMA, dan satu PPS.