SULTENG RAYA- Wali Kota Palu diwakili Kepala Dinas Pariwisata Kota Palu, Mohammad Ridwan Karim menghadiri pertemuan bersama sejumlah anggota DPRD dan para pemangku kepentingan lainnya dalam rangka pemberdayaan komunitas ekonomi kreatif penerima bantuan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dan DPRD Kota Palu, pada Kamis (30/07/2026), di Ruang Rapat Bantaya, Kantor Wali Kota Palu.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Wakil Ketua I DPRD Kota Palu, Anggota Komisi C DPRD Kota Palu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu, perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Palu, serta para penerima manfaat bantuan.

Program bantuan Pokir diberikan kepada tiga sektor utama yang dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Palu, yakni pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), seniman, serta konten kreator.

Bantuan yang disalurkan berupa modal usaha, peralatan musik bagi pelaku seni, hingga perlengkapan media untuk mendukung aktivitas para kreator konten.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Kota Palu, Mohammad Ridwan Karim, menyampaikan bahwa bantuan Pokir merupakan bentuk nyata perhatian dan komitmen para anggota legislatif, baik DPRD Provinsi Sulawesi Tengah maupun DPRD Kota Palu, dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui penguatan sektor ekonomi kreatif.

“Bantuan ini merupakan wujud perhatian dari DPRD Provinsi Sulawesi Tengah maupun DPRD Kota Palu sebagai bentuk kerja nyata dalam mendorong berkembangnya komunitas ekonomi kreatif di Kota Palu,” ujar Kadis.

Menurut Kadis, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi ajang evaluasi terhadap penerima manfaat yang sebelumnya telah memperoleh bantuan melalui program Pokir.

“Melalui kegiatan ini kita juga melakukan evaluasi terhadap para penerima manfaat sebelumnya, sehingga dapat diketahui sejauh mana bantuan yang telah diberikan mampu meningkatkan usaha dan produktivitas mereka,” kata Kadis.

Kadis menegaskan bahwa Pemerintah Kota Palu berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan program tersebut agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

“Pemkot Palu berkomitmen untuk terus mengawal dan memastikan seluruh bantuan tepat sasaran, sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat sektor ekonomi kreatif di Kota Palu,” tutup Kadis.

Melalui sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah dan lembaga legislatif, diharapkan bantuan Pokir tidak hanya menjadi stimulus bagi para pelaku ekonomi kreatif, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan daya saing produk lokal, serta memperkuat kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Kota Palu secara berkelanjutan. ABS