Namun demikian, menurutnya, langkah pencegahan harus menjadi perhatian bersama. Lingkungan keluarga dinilai memiliki peranan penting dalam membentengi generasi muda dari pengaruh penyalahgunaan narkoba.
“Untuk pencegahannya, kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap lingkungan dan anggota keluarga, khususnya anak-anak dan generasi muda. Jangan sampai kita baru bertindak ketika sudah terjadi penyalahgunaan. Kalau ada informasi atau indikasi terkait peredaran narkoba, segera sampaikan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” jelasnya.
Kasat juga mengajak masyarakat untuk tidak takut memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai peredaran narkotika.
“Masyarakat adalah mitra penting bagi Polri dalam memerangi narkoba. Mari kita bersama-sama menjaga Kabupaten Buol agar terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Pencegahan dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan kita masing-masing,” tegasnya.
Melalui program dialog “Buol Menyapa” tersebut, RRI Buol dan Polres Buol berharap pesan mengenai bahaya narkoba dapat semakin luas diterima masyarakat. Dialog juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran publik bahwa pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama. AMR