SULTENG RAYA – Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di area Dongi-dongi, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso mengalami longsor, pada Jumat (11/9/2026) malam. Peristiwa itu terekam video warga dan beredar di media sosial (facebook).

Kasi Humas Polres Poso, AKP Rianto Hilian yang dikormasi, membenarkan peristiwa itu, namun dari laporan yang diterimanya, tidak ada korban jiwa, namun sejumlah penambang dikabarkan mengalami luka-luka dan sudah dilarikan ke puskesmas terdekat.

“Dari informasi yang dikirimkan ke kami, longsoran bukan di dalam tambang tapi terjadi di area luar, area yang dicuting-cuting warga. Untuk korban jiwa tidak ada, hanya ada penambang luka-luka dan jumlahnya belum kita tahu pasti,” jelas Kasi Humas.

Sementara, Kepala Subseksi Operasi Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Palu Rusmadi mengatakan informasi diterima pihaknya, para penambang hanya terkena imbas longsor dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. “Informasi kami terima tidak ada yang tertimbun. Korban hanya luka-luka terkena imbas longsoran,” ujarnya.

Namun, ia menyatakan belum bisa memastikan berapa jumlah korban luka dalam peristiwa itu. Dilaporkan, para korban telah dievakuasi dan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk memperoleh penanganan medis. Pihaknya juga tidak mengerahkan tim SAR ke lokasi kejadian karena para korban sudah dievakuasi.

“Kami menerima informasi masyarakat dari tayangan video di media sosial, kemudian mencari tahu kebenaran informasi itu dan kami mendapat laporan tidak ada korban jiwa serta para korban luka-luka telah mendapat penangan medis, sehingga tidak ada personel dikerahkan melakukan operasi SAR,” katanya.AMR