SULTENG RAYA — BPJS Ketenagakerjaan menggelar Temu Teknis Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) dan Bidang Pelayanan se-Sulawesi Tengah Tahun 2026 yang berlangsung pada 30 September hingga 1 Oktober 2026 di Grand Sya Hotel Palu.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi, sinergi, serta pemahaman bersama dalam penyelenggaraan pelayanan kepada peserta, khususnya dalam penanganan kasus kecelakaan kerja dan pemberian manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan secara cepat, tepat, dan sesuai ketentuan.

Temu teknis tersebut turut dihadiri oleh perwakilan PT Jasa Raharja dan BPJS Kesehatan. Kehadiran ketiga lembaga ini menjadi bagian penting dalam membangun koordinasi lintas institusi, khususnya dalam menangani berbagai kondisi pelayanan yang membutuhkan sinergi dan keselarasan proses antarpenyelenggara jaminan sosial.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Palu, Nursalam Halim, menyampaikan bahwa kegiatan temu teknis menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh jajaran memiliki pemahaman yang sama dalam memberikan pelayanan kepada peserta. Sinergi dengan Jasa Raharja dan BPJS Kesehatan juga sangat penting, sehingga ketika terdapat kasus yang membutuhkan koordinasi lintas lembaga, proses pelayanan dapat berjalan dengan baik dan peserta mendapatkan kepastian layanan,” ujar Nursalam.

Menurutnya, pelayanan kepada peserta tidak hanya berkaitan dengan kecepatan dalam menyelesaikan proses administrasi, tetapi juga bagaimana memastikan peserta memperoleh informasi yang jelas, pendampingan yang tepat, serta manfaat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam kegiatan tersebut, peserta membahas berbagai aspek teknis pelayanan, mulai dari mekanisme penanganan kecelakaan kerja, koordinasi pelayanan peserta, penyelesaian kendala yang ditemui di lapangan, hingga penguatan komunikasi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan fasilitas kesehatan dan mitra terkait.

Nursalam menambahkan bahwa penguatan kompetensi dan koordinasi petugas pelayanan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kualitas layanan di seluruh wilayah Sulawesi Tengah dapat terus ditingkatkan.

“Kami berharap forum ini tidak berhenti pada diskusi teknis, tetapi dapat menghasilkan penguatan koordinasi dan langkah-langkah nyata dalam memberikan pelayanan. Pada akhirnya, yang menjadi tujuan utama adalah memastikan peserta memperoleh perlindungan dan pelayanan yang mudah, cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan,” tambahnya.

Melalui Temu Teknis PLKK dan Bidang Pelayanan se-Sulawesi Tengah Tahun 2026, BPJS Ketenagakerjaan mendorong terciptanya kesamaan persepsi serta peningkatan kualitas komunikasi antara seluruh pihak yang terlibat dalam proses pelayanan.

Dengan semakin kuatnya sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan, Jasa Raharja, BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, dan mitra pelayanan lainnya, diharapkan penanganan peserta dapat dilakukan secara lebih terintegrasi, sehingga masyarakat dan pekerja di Sulawesi Tengah dapat memperoleh kepastian serta kemudahan dalam mengakses layanan jaminan sosial.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kualitas pelayanan, sebagai bagian dari upaya menghadirkan perlindungan jaminan sosial yang optimal bagi seluruh pekerja di Sulawesi Tengah. WAN