SULTENG RAYA – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) bergerak menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Aksi tanggap bencana ini difokuskan di tiga titik terdampak, yakni kawasan sekitar PLTD ULP Tamako di Kampung Balane, Mushola Al-Musyafirin Kampung Nagha I, serta Base Kumpul Binala. Bantuan yang disalurkan meliputi 100 porsi makanan siap saji, pasokan air mineral, hingga kebutuhan pokok harian guna membantu warga selama masa tanggap darurat.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan bahwa penanganan bencana oleh PLN dilakukan secara menyeluruh mulai dari pemulihan keandalan sistem kelistrikan hingga aspek kepedulian sosial.

“Memaknai semangat kemerdekaan, insan PLN tidak hanya sigap memastikan jaringan listrik di lokasi terdampak tetap aman dan pulih secepat mungkin, tetapi juga hadir membawa dampak sosial secara langsung. Melalui YBM PLN, kami ingin meringankan beban saudara-saudara kita di Tamako. Ini adalah wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian yang menjadi fondasi nilai-nilai kemerdekaan kita,” ungkap Usman.