SULTENG RAYA – Bupati Morowali Utara (Morut), Dr. dr. Delis Julkarson Hehi. MARS, mengajak para pendeta dan pemimpin gereja di daerah itu memperkuat kebersamaan serta mengedepankan kerja sama lintas denominasi dalam pelayanan kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Delis saat menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Kabupaten Morut di Gedung Gereja GPdI Anggur Baru, Desa Beteleme, Senin (10/8/2026).
Menurut Delis, keberadaan organisasi keagamaan seharusnya menjadi ruang untuk memperkuat sinergi, bukan memperbesar perbedaan. Ia menilai semangat kebersamaan antargereja di Morowali Utara selama ini telah menjadi contoh positif dalam membangun pelayanan masyarakat.
“Mampu tidak lagi saling menjatuhkan atau saling menuduh satu dengan yang lain. Yang terbaik adalah bagaimana kita bisa bekerja sama dalam pelayanan,”kata Delis.
Ia mengatakan, batas-batas denominasi hendaknya tidak menjadi penghalang bagi para pendeta untuk bersama-sama mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
Menurut dia, pelayanan yang dilakukan secara bersama akan memiliki dampak lebih luas bagi masyarakat. Delis juga mengingatkan bahwa tantangan pelayanan para pendeta semakin kompleks, terutama di tengah perkembangan teknologi informasi dan media sosial.
Kemudahan masyarakat mengakses berbagai informasi, kata dia, tidak selalu diikuti kemampuan untuk memilah mana informasi yang benar dan bermanfaat.
Kondisi tersebut juga menjadi tantangan bagi para pendeta dalam menjalankan tugas pembinaan umat. Karena itu, ia mendorong para pendeta untuk terus meningkatkan kapasitas diri, beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta berinovasi dalam metode pelayanan.