SULTENG RAYA-Sebanyak 346 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 70 Tahun 2026 Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu resmi dilepas oleh Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM, dalam sebuah seremoni di Aula Rektorat Unismuh Palu, Sabtu (25/7/2026).

Pelepasan peserta KKN ditandai dengan pemasangan atribut berupa jaket almamater dan topi kepada dua perwakilan mahasiswa sebagai simbol dimulainya pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Prosesi tersebut disaksikan jajaran pimpinan universitas, dekan, ketua lembaga, hingga para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor I Dr. Sudirman, S.KM., M.Kes, Wakil Rektor II Dr. Burhanuddin, SE., MM, Wakil Rektor III Dr. Budiman, M.Kes, Wakil Rektor IV Dr. Moh. Yusuf Hasmin, SH., MH, para dekan dan Wakil Dekan III di lingkungan Unismuh Palu, serta pimpinan lembaga dan DPL.
Sebanyak 346 mahasiswa tersebut terdiri atas 178 peserta KKN Reguler, 76 peserta KKN Non-Reguler, 28 peserta KKN Kampus 2 (Donggala), 16 peserta KKN Kampus 3 (Parigi), serta 48 peserta KKN Muhammadiyah-‘Aisyiyah (KKN MAs).
Para mahasiswa ini akan ditempatkan di sejumlah lokasi pengabdian. Untuk Kabupaten Donggala, peserta KKN Reguler akan bertugas di Kecamatan Labuan dengan sembilan posko yang tersebar di tujuh desa, sedangkan Kecamatan Banawa menjadi lokasi pelaksanaan KKN Kampus 2.
Sementara itu, di Kabupaten Parigi Moutong, mahasiswa akan ditempatkan di Kecamatan Parigi Utara dengan lima posko di lima desa dan Kecamatan Siniu dengan empat posko di empat desa. Adapun Kecamatan Parigi Tengah menjadi lokasi pelaksanaan KKN Kampus 3. Pelaksanaan KKN Non-Reguler dipusatkan di Aula LPPM Unismuh Palu dan Fakultas Teknik Unismuh Palu, sedangkan peserta KKN Muhammadiyah-‘Aisyiyah (KKN MAs) akan melaksanakan pengabdian di Kota Malang, Provinsi Jawa Timur.
Dalam amanatnya, Rektor Unismuh Palu Prof. Rajindra mengingatkan seluruh peserta agar menjaga akhlak, moral, dan nama baik almamater selama berada di tengah masyarakat. “Masyarakat melihat Unismuh Palu itu dari peserta KKN. Olehnya jaga akhlak dan moral, jangan suka larut malam tidur, apalagi sampai mengganggu warga,” tegas Prof. Rajindra.