SULTENG RAYA– Sebanyak 8.700 mahasiswa baru Universitas Tadulako (Untad) mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026. Dari jumlah tersebut, 4.200 mahasiswa mengikuti kegiatan secara luring (offline), sedangkan 4.500 mahasiswa lainnya mengikuti secara daring (online).

PKKMB tingkat universitas berlangsung selama tiga hari, yakni pada Jumat (24/7/2026), kemudian dilanjutkan pada Senin (27/7/2026) dan Selasa (28/7/2026). Setelah itu, rangkaian kegiatan akan berlanjut di tingkat masing-masing fakultas.

PKKMB yang mengusung tema “Membangun Mahasiswa Berkarakter, Berintegritas, dan Berdampak untuk Indonesia Emas 2045” itu resmi dibuka oleh Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Amar, S.T., M.T ditandai dengan pemasangan atribut almamater kepada sejumlah perwakilan mahasiswa baru yang didampingi orang tua, dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas, di Lapangan Upacara Untad, Jumat (24/7/2026).

Dalam sambutannya, Rektor Untad menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru yang kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Tadulako.

“Selamat memasuki gerbang Gate of Inspiration Universitas Tadulako. Mulai hari ini Anda adalah bagian dari keluarga besar Universitas Tadulako. Mari bersama-sama menjaga marwah universitas agar tetap menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Tengah,” ujar Prof. Amar.

Ia mengungkapkan, Universitas Tadulako masih menjadi perguruan tinggi yang diminati masyarakat. Bahkan hingga menjelang pelaksanaan PKKMB, masih banyak calon mahasiswa yang berupaya memperoleh kesempatan untuk bergabung di Untad.

“Tahun ini kami menerima sekitar 9.323 mahasiswa baru. Kesempatan ini jangan disia-siakan karena banyak yang ingin menjadi bagian dari Universitas Tadulako,” katanya.

Prof. Amar juga mengingatkan seluruh panitia agar pelaksanaan PKKMB berorientasi pada pembinaan dan pengenalan kehidupan kampus, bukan lagi praktik perpeloncoan.

“Ini bukan zamannya perpeloncoan. PKKMB harus menjadi sarana memberikan pemahaman tentang kehidupan kampus serta mendorong mahasiswa untuk berinovasi dan berkembang,” tegasnya.

Menurutnya, PKKMB bukan sekadar kegiatan orientasi, tetapi menjadi proses pembentukan karakter, budaya akademik, etika, serta kesiapan mahasiswa dalam menjalani pendidikan tinggi. Ia menekankan pentingnya perubahan pola pikir dari seorang siswa menjadi mahasiswa yang memiliki tanggung jawab akademik.

Rektor juga mengajak mahasiswa baru untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, serta menghargai keberagaman. Selain itu, ia mengimbau mahasiswa menjaga kesehatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan PKKMB.

“Ikutilah PKKMB dengan sepenuh hati, pelajari seluruh materi yang diberikan sebagai bekal dalam menjalani pendidikan di Universitas Tadulako,” pesannya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Sagaf, M.P., mengatakan PKKMB merupakan momentum bagi mahasiswa baru untuk memahami perubahan status dari siswa menjadi mahasiswa yang membawa konsekuensi tanggung jawab lebih besar.

“Perubahan status ini bukan sekadar perubahan nama, tetapi menuntut tanggung jawab sebagai generasi bangsa yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, mahasiswa juga perlu memahami perubahan sistem pembelajaran dari sistem pendidikan di sekolah menuju Sistem Kredit Semester (SKS) yang diterapkan di perguruan tinggi. Pemahaman tersebut akan diberikan selama pelaksanaan PKKMB di tingkat universitas maupun fakultas.

Selain itu, mahasiswa baru akan diperkenalkan dengan pimpinan universitas dan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta sivitas akademika Universitas Tadulako sebagai bagian dari proses adaptasi di lingkungan kampus.

Berbagai materi turut diberikan dalam PKKMB, di antaranya penguatan wawasan kebangsaan, penguatan ideologi untuk mencegah paham radikalisme dan terorisme, serta edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, zat adiktif, minuman beralkohol termasuk LGBT serta  berbagai pengaruh negatif yang dapat menghambat perkembangan mahasiswa selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi. ENG