SULTENG RAYA – Suasana berbeda terlihat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Parigi pada Senin (20/7/2026) pagi. Di tengah rutinitas pelayanan dan pengamanan warga binaan, jajaran pegawai mendadak menjalani tes urine sebagai bagian dari langkah serius memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WITA itu menjadi salah satu bentuk komitmen Lapas Parigi dalam mendukung Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada agenda pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan. Tes urine dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah penyalahgunaan narkotika di kalangan petugas sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Pelaksanaan pemeriksaan berlangsung secara ketat dan transparan. Pengambilan sampel dilakukan oleh tim tenaga kesehatan (Nakes) Lapas Parigi bersama petugas Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), dengan pengawasan langsung Kepala Subseksi Kamtib serta tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Lapas Parigi.

Petugas yang menjalani pemeriksaan dipilih secara acak (random). Hasilnya, seluruh pegawai yang diperiksa dinyatakan negatif atau bebas dari penggunaan narkotika maupun obat-obatan terlarang lainnya.