SULTENG RAYA – Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menerima laporan terkait dengan insiden Kapal Layar Motor (KLM) tenggelam di Perairan Selat Makassar, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Lima personel diatas kapal atau Personnel on Board (POB) dikabarkan terjun ke laut, 3 awak kapal ditemukan selamat, sementara dua awak lainnya masih dalam pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh Rizal mengatakan, Operasi SAR kecelakaan KLM Nur Ainun Balqis dengan POB 5 orang tenggelam di perairan Selat Makasar, Kabupaten Donggala.

Rizal menguraikan kronologi insiden itu yakni pada Kamis (12/2/2026) sekira pukul 02.00 Wita, KLM Nur Ainun Balqis dengan POB 5 orang berangkat dari pelabuhan Nunukan dengan tujuan pelabuhan orange (Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan) setelah memasuki perairan selat makasar pada TW 14 Februari 2026 pukul 03.00 Wita, kapal dihantam ombak besar hingga mengalami oleng dan akhirnya tenggelam.

“Seluruh awak kapal melompat menyelamatkan diri dari kapal,” jelasnya. Lalu, pada Minggu (15/2/2026) sekira pukul 20.00 Wita, kapal nelayan mitra dari Kabupaten Donggala menemukan 3 korban dalam keadaan selamat, sementara 2 lainnya masih sementara pencarian.