Penanganan kebakaran melibatkan sekitar 80 warga, empat personel Polri, 20 personel Yon TP 918/MM, tiga personel Damkar Kecamatan Moutong, serta tujuh personel BPBD. Seluruh unsur bekerja sama memadamkan api dan mencegah penyebarannya ke wilayah lain.

Berdasarkan pendataan sementara, tujuh warga yang lahannya terdampak masing-masing Idlin seluas satu hektare, Burhanudin lima hektare, Aguslin dua hektare, H. Aco satu hektare, Mustam dua hektare, Ramadan satu hektare, dan Dahwa dua hektare. Hasil analisis awal menunjukkan kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran rumput di salah satu lahan warga pada Kamis sekitar pukul 17.00 Wita. Api kemudian merambat ke perkebunan di sekitarnya.

Kondisi vegetasi berupa daun kelapa kering, rumput, dan semak belukar diduga mempercepat penyebaran api. Lokasi kebakaran berjarak sekitar 150 meter dari permukiman warga sehingga penanganan dilakukan untuk mencegah api menjalar ke rumah penduduk.

Hingga Jumat pukul 17.10 Wita, petugas gabungan bersama masyarakat masih melakukan pemadaman di sejumlah titik kebakaran. Kapolsek Moutong, AKP Felix Alfons Saudale, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama saat kondisi cuaca kering.

Ia meminta masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran. Polsek Moutong juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan Bhabinkamtibmas untuk meningkatkan sosialisasi serta langkah pencegahan karhutla. AJI