Tim pelaksana program dari Unismuh Palu yakni Rosmaniar Gailea, Marliyah dan Sitti Aminah. Sementara itu, tim pendamping dari Untad Palu yakni Hasriyanty, Nur Khasanah, dan Sitti Rahmawati.

Tim pelaksana berharap kegiatan tersebut menjadi langkah awal penguatan rantai nilai kakao di Kecamatan Palolo, dimulai dari peningkatan produktivitas dan mutu biji hingga pengembangan produk olahan yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. “Melalui kolaborasi perguruan tinggi, kelompok tani, kelompok usaha rumah tangga, dan pemerintah desa. Program ini diharapkan mendukung keberlanjutan usaha kakao serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat Desa Uenuni,” katanya.

Tim Kosabangsa Universitas Muhammadiyah Palu bersama Universitas Tadulako menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Dikti atas dukungan terhadap pelaksanaan Program Kosabangsa Tahun 2026.

Program ini juga melibatkan lima mahasiswa, yakni Feki Ariyanto Tagora, Mahmud, Muh Gani Jumaril, Nur Faiza, dan Eril Alktari. Keterlibatan mahasiswa direkognisi setara enam satuan kredit semester (SKS) pada mata kuliah yang relevan, dengan aktivitas pembelajaran di lapangan.

Sementara itu, Kepala Desa Uenuni Warteni berharap kegiatan pelatihan dan pemberdayaan serupa terus dilaksanakan di masyarakat, khususnya pengembangan potensi kakao dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. ANT/ENG