“Serah terima pataka ini bukan sekadar rangkaian seremonial, tetapi merupakan simbol kesinambungan kepemimpinan, pengabdian, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas Polri. Pataka Wira Dharma Brata menjadi pengingat bagi setiap personel untuk senantiasa memegang teguh nilai-nilai pengabdian, integritas, dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas,” ujar Kombes Pol Achmad Muhaimin.
Ia menambahkan, pergantian kepemimpinan di lingkungan Polri merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, semangat kebersamaan, soliditas internal, dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat menjadi modal penting dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah Sulawesi Tengah.
“Dengan kepemimpinan yang baru, kami berharap seluruh personel Polda Sulteng semakin memperkuat komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga stabilitas kamtibmas, serta melaksanakan penegakan hukum secara profesional, humanis, dan berkeadilan,” tambahnya.
Melalui prosesi serah terima Pataka Wira Dharma Brata ini, Polda Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas kepolisian.*/YAT