Firmanza mengungkapkan, koordinasi dengan Kemendikdasmen telah dilakukan dan proses verifikasi serta validasi kondisi sekolah juga telah dilaksanakan. “Saya juga sudah koordinasi dengan Kemendikdasmen dan kemarin sudah verifikasi dan validasi melalui Zoom dengan mereka,” katanya.

Menurutnya, verifikasi oleh Kemendikdasmen telah dilakukan pada Senin. Pemerintah selanjutnya akan mengupayakan pembangunan kembali fasilitas sekolah yang terdampak kebakaran.“Iya, hari Senin kemarin sudah diverifikasi oleh Kemendikdasmen dan segera akan diupayakan pembangunan,” tegas Firmanza.

Ia menegaskan, kondisi darurat akibat musibah tidak boleh menghentikan proses pendidikan. Karena itu, penggunaan ruangan yang ada menjadi solusi sementara agar para siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran sembari menunggu proses pemulihan fasilitas sekolah.

“Hari kedua pascamusibah kebakaran kami hadir dengan semangat. Mohon dukungan doa, semoga kami terus kuat, diberi kesehatan untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab,” tuturnya.

Langkah cepat Disdik Sulteng tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan hak siswa atas pendidikan tetap terpenuhi. Di tengah proses pemulihan pascakebakaran, aktivitas pembelajaran di SMA Negeri 1 Pamona Selatan pun kembali berjalan. *WAN