Menurut Nova, guru tidak boleh lagi menutup mata terhadap perkembangan teknologi yang semakin cepat. Penguasaan teknologi digital menjadi salah satu kebutuhan penting bagi guru dalam menunjang pelaksanaan pembelajaran.

Ia menyebutkan, kegiatan tersebut juga sejalan dengan program Pengurus Besar (PB) PGRI melalui PGRI Power, yang di dalamnya terdapat berbagai program pengembangan kompetensi digital guru dengan target mencetak sejuta guru mahir koding dan AI.

Nova menjelaskan, berdasarkan koordinasi awal, kegiatan tersebut ditargetkan diikuti 30 guru dari jenjang SMA, SMK, dan MA dengan usia di bawah 40 tahun. Namun, antusiasme dari sekolah cukup tinggi. Setelah surat undangan diedarkan, sejumlah kepala sekolah menghubungi panitia dan meminta kesempatan untuk mengirimkan lebih dari satu guru sebagai peserta.

“Banyak sekali kepala sekolah yang menelepon memohon untuk bisa mengirimkan lebih dari satu peserta. Sehingga jumlah guru peserta yang hadir lebih dari yang ditargetkan,” ungkapnya.

Selama pelaksanaan bimtek, para peserta mendapatkan pendampingan langsung dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Sulawesi Tengah. Bahkan dalam kesempatan tersebut Kepala BGTK Sulteng Saharuddin, S.Pd., M.Pd turut hadir dalam memberikan arahan kepada peserta Bimtek. ENG