Pangdam juga menekankan pentingnya jajaran kewilayahan untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah hingga tingkat desa. Menurutnya, keberhasilan program Asta Cita tidak hanya ditentukan oleh pemerintah pusat dan daerah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh komponen bangsa.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah menekankan pentingnya evaluasi secara objektif terhadap capaian program serta memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga tingkat desa. Dalam rakor tersebut juga disampaikan rencana pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Asta Cita yang diharapkan dapat memperkuat pemantauan dan pengawasan pelaksanaan program hingga ke tingkat desa.
Pembahasan turut mencakup sinkronisasi sejumlah program prioritas, diantaranya Makan Bergizi Gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, penguatan koperasi, serta ketahanan pangan. Seluruh program tersebut diharapkan dapat dilaksanakan secara terpadu, efektif, dan tepat sasaran.
Kehadiran Pangdam XXIII/Palaka Wira dalam Rakor Evaluasi Asta Cita menjadi wujud komitmen TNI AD dalam mendukung kebijakan pemerintah sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Sulawesi Tengah.
Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan, program Asta Cita diharapkan mampu memberikan dampak nyata serta mempercepat terwujudnya masyarakat Sulawesi Tengah yang sejahtera, mandiri, dan berdaya saing.*/YAT
