Program Digital Library ini akan dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana pendukung, antara lain renovasi ruang kelas/perpustakaan menjadi Pojok Baca Digital, dua unit AC, platform perpustakaan digital dengan standar minimal setara EDOO, koleksi e-book senilai Rp50 juta, koneksi internet selama satu tahun dengan kecepatan minimal 100 Mbps, kapasitas penyimpanan sekitar 100 GB, serta 10 unit komputer PC.
Selain itu, fasilitas tersebut juga mencakup satu unit Smart TV atau Smart Whiteboard, furnitur dan perlengkapan ruangan, mural perpustakaan, papan informasi/donasi, sosialisasi dan pelatihan bagi pengelola perpustakaan, serta monitoring pemanfaatan fasilitas selama satu tahun.
Siswa juga akan didorong untuk secara aktif mengunjungi dan memanfaatkan fasilitas Digital Library sebagai bagian dari program pemanfaatan perpustakaan digital. Lebih lanjut, Kadis Hardi menegaskan bahwa pembangunan kota tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri.
Menurut Kadis, dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. “Kami menyambut baik komitmen Centratama Group yang melalui program TJSL/CSR turut mengambil bagian dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Palu,” ujar Kadis.
Kadis berharap hubungan harmonis dan kolaborasi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan dan diperkuat, tidak hanya dalam pembangunan sarana pendidikan, tetapi juga melalui berbagai program lain yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hal tersebut, kata Kadis, sejalan dengan semangat Pemerintah Kota Palu untuk membangun kota yang mandiri, aman dan nyaman, tangguh, serta profesional dalam kerangka pembangunan berkelanjutan yang berbasis pada kearifan lokal dan nilai-nilai keagamaan.
Kepada seluruh siswa SMP Negeri 6 Palu, Kadis Hardi berpesan agar fasilitas dan teknologi yang tersedia dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk belajar, berkarya, dan meraih cita-cita. “Jangan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi jadilah generasi yang mampu menciptakan inovasi dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” pesan Kadis.
Sementara kepada para guru, Kadis berharap kehadiran Digital Library dapat semakin memperkuat proses pembelajaran sekaligus menciptakan suasana pendidikan yang lebih menarik, modern, dan relevan dengan perkembangan zaman.
“Semoga pembangunan ini berjalan lancar, memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi warga sekolah, dan menjadi salah satu investasi penting dalam mencetak generasi emas Kota Palu yang unggul, berkarakter, berpengetahuan, serta mampu bersaing di era digital,” kata Kadis.
Kadis pun mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat semangat kolaborasi dalam mewujudkan pendidikan yang lebih baik dan masa depan Kota Palu yang semakin maju. ABS