Sementara itu, Kepala Sentra Nipotowe Palu, Diah Rini Lesmawati meminta gar pendampingan bagi lansia di sekolah lansia berjalan berkesinambungan, Diah mendorong adanya pertemuan secara khusus menyusun agenda kegiatan mingguan antara BKKBN dan Sentra Nipotowememinta yang mengintegrasikan materi Sekolah Lansia dengan program rehabilitasi sosial berbasis komunitas.
“Tinggal kita susun agenda per minggu yang kita mau gabungkan dengan materinya sekolah lansia, kita berselang seling antara materi sekolah lansia dengan pemantauan wirausahaan dari kami dan pemeriksaan kesehatan gratis” ujarnya
Sentra Nipotowe saat ini membina 15 penerima manfaat dengan berbagai latar belakang permasalahan sosial, sebagian besar merupakan korban kekerasan seksual. Dan menerima kelompok rentan mulai dari usia anak hingga lanjut usia. Menurut Diah, masyarakat yang menerima layanan Sentra Nipotowe harus memperoleh rekomendasi dari Dinas Sosial kabupaten atau kota. Sentra memprioritaskan masyarakat pada Desil 1 dan 2, hingga desil 5 masih dimungkinkan sesuai hasil asesmen.
Dalam pengembangan program pemberdayaan, Sentra Nipotowe menyiapkan pelatihan diantaranya membatik teknik ciprat, beternak itik, dan pengolahan telur asin yang disesuaikan dengan kemampuan fisik dan lingkungan peserta. AMR