Usai membuka turnamen, Djira mengaku terkesan dengan antusiasme masyarakat yang terlibat dalam seluruh rangkaian kegiatan. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan acara merupakan hasil kolaborasi pemerintah kecamatan, panitia, Forkopimcam, dan seluruh elemen masyarakat.
“Biaya bukan menjadi penghalang ketika masyarakat memiliki kesadaran kolektif dan semangat kebersamaan yang kuat. Itulah yang saya lihat di Mori Utara hari ini,” katanya.
Selain turnamen sepak bola, panitia HUT RI ke-81 di Kecamatan Mori Utara juga menggelar berbagai perlombaan rakyat lainnya, seperti bola voli putri, balap karung, dan bola dangdut yang melibatkan seluruh desa.
Djira berharap kegiatan olahraga di Mori Utara terus digelar secara berkelanjutan sebagai wadah pembinaan atlet muda. Ia optimistis konsistensi penyelenggaraan kompetisi akan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
“Kalau kegiatan seperti ini terus berjalan secara konsisten, saya optimistis Mori Utara akan melahirkan atlet-atlet muda yang mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” tutupnya. VAN