Menurut kapolsek, dari informasi yang diperoleh, mayat itu pertama kali ditemukan seorang sopir truk, yang saat itu melintas dan melihat dua ekor buaya sedang memangsa sesuatu, di pinggiran pantai tersebut, begitu si sopir mendekati, dia melihat bahwa yang dimangsa buaya itu adalah tubuh manusia. Sopir itu kemudian mengusir buaya dengan cara melempar dengan batu dan meminta bantuan warga untuk menghubungi polisi.

Kondisi jenazah saat ditemukan sudah dalam keadaan mengapung, tanpa pakaian, dengan bagian perut yang terkoyak akibat serangan buaya. “Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara, guna proses identifikasi lebih lanjut,”kata Irfan.

Sejumlah langkah kepolisian telah dilakukan di lokasi, mulai dari pengamanan TKP dengan garis polisi, imbauan kepada warga untuk menjaga status quo lokasi, koordinasi dengan Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Palu, hingga pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket).

Situasi di lokasi kejadian dilaporkan tetap aman dan kondusif. Polsek Palu Barat mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah setempat. AMR