SULTENG RAYA – Rangkaian acara syukuran atas dilantiknya enam orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) baru di lingkungan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Palu diisi dengan berbagai kegiatan yang sarat makna. Salah satunya adalah napak tilas yang dilaksanakan pada Jumat (4/8/2026), sebagai bagian dari pembentukan karakter, mental, disiplin, serta penanaman nilai pengabdian bagi para PNS yang baru dilantik.
Kegiatan diawali dengan jalan malam yang diikuti para PNS baru. Selain menguji ketahanan fisik dan mental, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk membangun kekompakan dan kebersamaan di antara para peserta sebagai bagian dari keluarga besar Pemasyarakatan.
Setibanya di lokasi, rangkaian dilanjutkan dengan apel malam. Dalam prosesi tersebut, salah seorang peserta ditunjuk untuk mengucapkan Tri Dharma Petugas Pemasyarakatan, sementara lima peserta lainnya mengikuti dengan penuh penghayatan.
Selanjutnya, para peserta mengikuti prosesi mencium Bendera Merah Putih dengan diiringi lagu Padamu Negeri. Momen tersebut menjadi simbol kecintaan kepada tanah air sekaligus bentuk komitmen untuk memberikan pengabdian terbaik sebagai aparatur negara.
Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan pemasangan PIN kepada para PNS baru, yang menjadi simbol perjalanan baru mereka sebagai bagian dari insan Pemasyarakatan. Setelah itu, Pembina Apel menyampaikan amanat yang berisi pesan dan penguatan agar para PNS senantiasa menjaga integritas, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Kepala LPKA Palu, Welli, mengatakan bahwa rangkaian syukuran tersebut tidak hanya menjadi bentuk ungkapan rasa syukur atas pengangkatan para pegawai menjadi PNS, tetapi juga menjadi momentum untuk mengingatkan kembali tanggung jawab besar yang menyertai status sebagai aparatur negara.
“Menjadi PNS bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, melainkan awal dari perjalanan pengabdian yang sesungguhnya. Melalui rangkaian kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai disiplin, integritas, kebersamaan dan loyalitas kepada para PNS baru agar mereka memahami bahwa setiap tugas yang dijalankan adalah bagian dari pengabdian kepada negara,” ujar Welli.
Puncak syukuran berlanjut pada Sabtu, 5 September 2026, dengan melibatkan para orang tua PNS baru. Salah satu momen yang penuh haru adalah pemasangan bivakmut oleh orang tua kepada putra-putri mereka.
Prosesi tersebut menjadi simbol dukungan dan doa orang tua terhadap perjalanan pengabdian anak-anak mereka sebagai abdi negara. Salah satu orang tua PNS baru, Ni Made Nilawati, mengungkapkan rasa bangga sekaligus haru melihat perjuangan anaknya hingga berhasil menyandang status sebagai PNS.
“Kami sebagai orang tua sangat bersyukur dan bangga melihat anak kami sampai di titik ini. Perjalanan yang mereka lalui tentu tidak mudah. Kami berharap setelah menjadi PNS, mereka tetap rendah hati, bertanggung jawab dan selalu menjaga nama baik keluarga serta institusi,” ungkap Nilawati.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan selama menjalani masa CPNS. Para PNS baru berbagi pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh selama menjalani proses hingga akhirnya resmi dilantik sebagai PNS. Salah seorang PNS baru, Ayu Stia Ningsih mengaku bahwa seluruh rangkaian kegiatan menjadi pengalaman yang memberikan makna mendalam.
“Masa CPNS memberikan banyak pelajaran bagi kami, mulai dari kedisiplinan, tanggung jawab hingga arti kebersamaan. Napak tilas ini menjadi salah satu pengalaman yang sangat berkesan karena mengingatkan kami bahwa setelah dilantik sebagai PNS, tanggung jawab yang kami emban semakin besar,” tutur Ayu.
Sebagai ungkapan rasa syukur, kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng yang diikuti jajaran LPKA Palu, PNS baru, dan para orang tua. Suasana kekeluargaan semakin terasa dalam prosesi jabat salam sebagai simbol kebersamaan dan dukungan dalam mengawali perjalanan pengabdian.
Rangkaian syukuran tersebut diharapkan menjadi momentum bagi para PNS baru LPKA Palu untuk memulai perjalanan pengabdian dengan semangat baru, menjunjung tinggi integritas dan profesionalitas, serta senantiasa memberikan pelayanan terbaik dalam menjalankan tugas Pemasyarakatan.*/YAT
