Selain Jamsostek Award, BPJS Ketenagakerjaan juga terus memperkuat keberadaan Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai). Kehadiran agen Perisai bertujuan mendekatkan akses pelayanan hingga ke tingkat desa dan komunitas, khususnya bagi masyarakat BPU (Bukan Penerima Upah) yang belum terjangkau teknologi atau aplikasi digital seperti JMO (Jamsostek Mobile).

Dalam acara tersebut, sebanyak 100 agen perisai yang berasal dari  Palu, Sigi, Donggala resmi dikukuhkan secara simbolik melalui Pemasangan Rompi.  “Agen Perisai hadir untuk membantu sosialisasi, pendaftaran, hingga proses klaim di tingkat komunitas. Sebagai bentuk apresiasi, insentif operasional sebesar 15% dari iuran yang terkumpul dialokasikan untuk para agen Perisai,” tambah Swartoko.

Acara penganugerahan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulteng, Reny A Lamadjido,  Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Swartoko, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, dr Suci Rahmad, perwakilan wali kota/ Bupati se-Sulteng, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Palu, Nursalam Halim, pimpinan BUMD/BUMS, serta para pelajar dan mahasiswa penerima manfaat beasiswa BPJS Ketenagakerjaan.

Adapun peraih Penghargaan Jamsostek Award untuk kategori Pemerintah Kabupaten/Kota diraih oleh Kota Palu, Kabupaten Tojo Una-una dan Kabupaten Morowali Utara. Untuk Kategori Badan Usaha Skala Besar dan Menengah diberikan kepada Citra Palu Minerals, Koperasi Simpan Pinjam Zaitun, dan Donggi Senoro LNG.

Penghargaan Jamsostek Award untuk kategori Badan Usaha Skala Kecil Mikro (UKM) diberikan Harmony Bay Resort, Emal Auna Toko Kue dan Bakso Bang Gembul. Kemudian untuk kategori Pemerintah Desa/Kelurahan diberikan kepada Desa Uebone, Kabupaten Tojo Una-una, Desa Saatu Kabupaten Poso, dan Desa Pelawa Kabupaten Parigi Moutong.

Sementara itu, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan total beasiswa senilai Rp74.096.000.000 yang diterima secara simbolis oleh beberapa perwakilan. Untu perwakilan TK diserahkan kepada  Muhammad Khalid Tsabats  (Rp 87.000.000), perwakilan SD kepada Gilang Kumara Lindu Aji (Rp 81.000.000). Selanjutnya perwakilan SMP diserahkan kepada Dhedi Prasetyo  (Rp75.000.000).

Perwakilan SMA,  Afrael Ernesto Mariaci (Rp63.000.000), serta Kuliah (Devy Yanti)  (Rp60.000.000). WAN