Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya melakukan pemetaan bidang tanah secara digital, tetapi juga menginventarisasi informasi mengenai status kepemilikan, penguasaan, penggunaan, dan pemanfaatan lahan. Data tersebut selanjutnya diunggah ke sistem ATR/BPN untuk diverifikasi dan diintegrasikan ke dalam platform digital Bumi ATR sebagai basis informasi pertanahan yang lebih transparan dan mudah diakses.

Selain mendukung pengumpulan data, mahasiswa juga akan berperan sebagai agen edukasi kepada masyarakat. Mereka akan memberikan pemahaman mengenai layanan digital ATR/BPN, termasuk pemanfaatan platform Bumi ATR dan aplikasi Sentuh Tanahku untuk mengakses informasi kepemilikan dan data bidang tanah secara lebih mudah.

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya legalitas aset sekaligus meminimalkan potensi sengketa pertanahan.

Dalam pertemuan itu juga dibahas mekanisme pelaksanaan program secara bertahap dengan menetapkan wilayah prioritas. Pendekatan tersebut dinilai lebih efektif dibandingkan penyebaran mahasiswa ke banyak lokasi sekaligus, sehingga penataan data pertanahan di setiap kelurahan dapat diselesaikan secara menyeluruh sebelum diperluas ke wilayah lainnya.

Melalui sinergi antara Universitas Tadulako dan Kementerian ATR/BPN, KKN Tematik diharapkan tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mendukung penataan data pertanahan, meningkatkan transparansi informasi spasial, serta memperkuat tata kelola pertanahan di Provinsi Sulawesi Tengah.*ENG