SULTENG RAYA – Kawasan Huabao Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui Program Alih Keahlian Operator yang berlangsung sepanjang Mei hingga Juni 2026.

Program tersebut diikuti oleh 568 karyawan berstatus General Worker dari berbagai departemen sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi teknis sekaligus menyiapkan tenaga kerja yang siap mengisi kebutuhan posisi operator di lingkungan perusahaan.

Supervisor Training & Development Huabao Indonesia, Ricky Hermawan, mengatakan program tersebut merupakan salah satu bentuk investasi perusahaan dalam menciptakan SDM yang unggul dan mampu mendukung pertumbuhan operasional yang terus berkembang.

“Selama Mei hingga Juni 2026, sebanyak 568 General Worker dari berbagai departemen telah berhasil mengikuti Program Alih Keahlian menjadi Operator. Jumlah ini mencerminkan komitmen Kawasan Huabao dalam mengembangkan talenta internal agar memiliki kompetensi yang lebih tinggi dan siap menjawab kebutuhan operasional perusahaan yang terus berkembang,” kata Ricky, dalam keterangan tertulis yang diterima Sulteng Raya, Jumat (31/7/2026).

Menurutnya, perusahaan meyakini bahwa investasi terbaik tidak hanya dilakukan pada pengembangan teknologi, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Bagi kami, investasi terbaik bukan hanya pada teknologi, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia,” katanya.

Ricky menjelaskan, program alih keahlian tersebut juga merupakan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada pilar sosial. Melalui program ini, perusahaan berupaya menciptakan kesempatan belajar, meningkatkan kompetensi, serta membuka jalur pengembangan karier yang berkelanjutan bagi para karyawan.

Selama pelaksanaan program, peserta mendapatkan pembelajaran teori, praktik langsung di lapangan melalui on-the-job training, hingga mengikuti evaluasi kompetensi sebelum diangkat menjadi operator.

“Melalui pembelajaran teori, praktik langsung di lapangan (on-the-job training), hingga evaluasi kompetensi dan pengangkatan, kami berharap semakin banyak tenaga kerja lokal yang tumbuh menjadi operator yang profesional, kompeten, dan siap mendukung pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan,” tutup Ricky. RHT