Selain memberikan sosialisasi, personel Satlantas juga mengajak seluruh pegawai Kementerian Agama Kabupaten Tolitoli untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik dalam lingkungan keluarga maupun di tengah masyarakat. Dengan menjadi contoh yang baik dalam berkendara, diharapkan budaya disiplin berlalu lintas dapat semakin berkembang dan berdampak pada menurunnya angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas.
Setiawan menyampaikan bahwa Program POLANTAS KARIB merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Polri dalam membangun kemitraan dengan berbagai instansi dan elemen masyarakat.
“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini kami berharap seluruh pegawai dapat menjadi teladan dalam mematuhi aturan lalu lintas dan ikut menyampaikan pesan-pesan keselamatan kepada keluarga maupun masyarakat di lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan sosialisasi dan berdiskusi bersama personel Satlantas mengenai berbagai permasalahan lalu lintas yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Interaksi tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya keselamatan saat berkendara.
Melalui Program POLANTAS KARIB, Satlantas Polres Tolitoli terus berkomitmen menghadirkan edukasi lalu lintas secara berkelanjutan kepada seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam membangun budaya tertib berlalu lintas yang dimulai dari lingkungan pemerintahan, dunia pendidikan, komunitas, hingga masyarakat umum. AMR