“Kami berharap seluruh nilai yang telah diberikan selama kegiatan LKMS, mulai dari kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, hingga semangat cinta tanah air, dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jadikan pembinaan ini sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang berkarakter, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujar AKP Ajrun G. Pambudi.
Sementara itu, instruktur LKMS dari Satbrimob Polda Sulawesi Tengah, Ipda Azli Haditia, S.S., menegaskan bahwa tujuan utama pelatihan kepemimpinan yang diberikan selama tiga hari bukan hanya membentuk kemampuan memimpin, tetapi juga membangun karakter para peserta didik.
“Fokus utama dari pelatihan kepemimpinan ini adalah membangun kedisiplinan dalam diri setiap peserta, menumbuhkan jiwa kepemimpinan sejak dini, serta memperkuat semangat kebersamaan. Kami berharap seluruh materi yang telah diberikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun di tengah masyarakat,” ujar Ipda Azli Haditia, S.S.
Melalui pendampingan selama tiga hari tersebut, Satbrimob Polda Sulawesi Tengah kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda melalui kolaborasi dengan dunia pendidikan. Sinergi yang telah terjalin bersama MAN Insan Cendekia Kota Palu diharapkan dapat terus berlanjut dalam berbagai program pembinaan guna mencetak generasi penerus bangsa yang disiplin, berkarakter, dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.*/YAT