SULTENG RAYA- Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi mengharapkan kepada Kapolres Morowali Utara AKBP Junaidy Anthonius Weken S.I.K agar penanganan kasus narkoba sampai ke pelosok Bumi Tepo Asa Aroa demi memastikan hukum, pencegahan, dan pemulihan korban berjalan merata hingga ke desa-desa.
Hal ini bertujuan memutus rantai peredaran dan menyelamatkan pengguna di area terpencil yang tentunya sulit dijangkau. Hal itu disampaikan Bupati saat Kapolres melakukan silaturahmi di Kantor Bupati Morowali Utara, Senin (20/7/2026). Kegiatan ini dihadiri sejumlah PJU Polres Morowali Utara dan sejumlah kepala-kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.
Bupati menyampaikan Pemkab siap berkolaborasi dengan Polisi untuk menghentikan peredaran narkoba yang sudah menyentuh desa terpencil di Daerah setempat. Hal tersebut untuk melindungi warga, khususnya remaja di desa, dari bahaya kecanduan. Selain itu, untuk memastikan pelayanan hukum menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
“Saya pernah menemukan seorang warga di pelosok perawakannya kurus dan pucat, setelah saya telusuri ternyata dia pengguna, yang buat saya kaget, saya menemukan ini di Daerah pelosok,” ujarnya di hadapan pak Pak Kapolres.
Mendengar ini, Kapolres AKBP Junaidy Anthonius Weken menyampaikan bahwa penanganan masalah narkoba menjadi salah satu prioritasnya di Morowali Utara.
Baru-baru ini pihaknya berhasil mengungkap kasus tersebut dan mengamankan 2 orang warga Bungku Utara beserta 7 paket sabu.
Selain melalukan penindakan hukum, Polisi juga akan melakukan
pencegahan terpadu yang mengedukasi warga di lingkungan masing-masing agar segera melapor jika terdapat hal-hal yang mencurigakan. VAN