SULTENG RAYA – Ambisi Kabupaten Parigi Moutong untuk tampil kompetitif pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah 2026 mulai dimatangkan.
Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Parigi Moutong menggelar seleksi pemain tahap III sebagai tahapan akhir dalam menyaring pesepak bola terbaik yang akan memperkuat tim menuju Porprov di Kabupaten Morowali pada November mendatang.
Seleksi yang berlangsung selama dua hari, Rabu-Kamis (8-9 Juli 2026), di Lapangan Gelora Satria Taliabo, Kecamatan Sausu, menjadi momentum penting bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Sebanyak 63 pesepak bola hasil penyaringan dari Zona I dan Zona II mengikuti seleksi tersebut dengan semangat tinggi, berharap mampu mengamankan satu tempat di skuad utama Parigi Moutong.
Sejak peluit latihan dibunyikan, para peserta dituntut menampilkan kualitas permainan secara maksimal.
Mereka tidak hanya bersaing dalam aspek teknik individu, tetapi juga harus membuktikan kemampuan bekerja sama dalam tim, kecerdasan membaca permainan, serta kesiapan fisik dan mental menghadapi atmosfer kompetisi tingkat provinsi.
Ketua Tim Seleksi, Dr. Kasmuddin Mustapa, S.Pd., M.Pd., bersama sejumlah pelatih lokal memimpin jalannya seleksi. Proses penilaian juga diperkuat dengan kehadiran pelatih berlisensi A sekaligus mantan asisten pelatih PON Sulawesi Tengah, Napoleon, yang dipercaya mengamati kualitas teknis maupun karakter bermain setiap peserta.
Sekretaris Askab PSSI Parigi Moutong, Ari Syafrul, mengatakan seleksi tahap III merupakan tahapan krusial dalam pembentukan tim Porprov. Dari proses inilah nantinya akan ditetapkan pemain-pemain terbaik yang akan mengikuti pemusatan latihan atau Training Center (TC) sebagai persiapan akhir sebelum bertolak ke Morowali.
Menurut Ari, tim pelatih tidak hanya menilai kemampuan mengolah bola, tetapi juga memperhatikan kondisi fisik, disiplin, etos latihan, pemahaman taktik, hingga mental bertanding para pemain.
Seluruh aspek tersebut menjadi pertimbangan penting agar tim yang dibentuk benar-benar memiliki kualitas dan daya saing.
“Seleksi ini menjadi kesempatan terakhir bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami ingin memastikan pemain yang terpilih benar-benar siap membawa nama baik Parigi Moutong di Porprov,” ujarnya.
Ia menambahkan, selama dua hari pelaksanaan seleksi, kegiatan tersebut juga akan dipantau oleh tim Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Parigi Moutong sebagai bagian dari evaluasi kesiapan cabang olahraga sepak bola menghadapi Porprov Sulawesi Tengah 2026.
“Kami sudah melaporkan pelaksanaan seleksi tahap III ini kepada KONI Parigi Moutong. Rencananya tim dari KONI akan hadir untuk memantau langsung jalannya seleksi pada hari kedua,” jelas Ari.
Lebih dari sekadar mencari pemain terbaik, seleksi tahap III menjadi bagian dari upaya Askab PSSI Parigi Moutong membangun fondasi tim yang solid dan berkarakter. Persaingan yang ketat diharapkan melahirkan skuad yang tidak hanya memiliki kemampuan individu yang baik, tetapi juga mampu bermain sebagai satu kesatuan tim.
Harapan besar pun disematkan kepada para pemain yang nantinya terpilih. Dengan persiapan yang matang melalui program pemusatan latihan, Askab PSSI Parigi Moutong optimistis mampu menghadirkan penampilan terbaik dan bersaing dengan daerah-daerah lain pada Porprov Sulawesi Tengah 2026.
Ajang tersebut juga diharapkan menjadi panggung lahirnya talenta-talenta muda Parigi Moutong yang kelak dapat menembus level sepak bola yang lebih tinggi. AJI