SULTENG RAYA – Kapolsek Tojo, Iptu I Gusti Lanang Mardika, S.H., memberikan materi tentang bahaya penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Adiktif (Narkoba) dan fenomena sosial perilaku remaja kepada siswa baru yang memasuki Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Tojo, Kabupaten Tojo Una-una, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Tojo bersama Bhabinkamtibmas Desa Banano dan Desa Betaua, Bripka Jabbar Abu, dewan guru, panitia MPLS, serta para siswa baru SMAN 1 Tojo.
Dalam penyampaiannya, kapolsek menyampaikan edukasi mengenai dampak negatif penyalahgunaan narkoba dan berbagai fenomena sosial yang kerap terjadi di kalangan remaja.
Kapolsek menjelaskan, sebanyak 129 siswa mengikuti kegiatan MPLS, yang berasal dari berbagai Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Tojo dan Tojo Barat, termasuk dari Madrasah Tsanawiyah.
Gusti Lanang mengatakan, pemberian materi tersebut bertujuan untuk membekali para siswa dengan pengetahuan sejak dini mengenai bahaya Napza dan dampak negatif perilaku menyimpang di kalangan remaja.
“Dengan pemahaman ini, kami berharap para siswa dapat lebih fokus belajar, memiliki pribadi dan jati diri yang baik, serta mampu menghindari berbagai pengaruh negatif di lingkungan pergaulan,” ujar Gusti Lanang.
Ia menambahkan, edukasi tersebut juga menjadi upaya pencegahan agar para pelajar tidak terjerumus pada perilaku menyimpang, baik di lingkungan sekolah maupun di dalam keluarga.
“Kami berharap para siswa baru SMAN 1 Tojo dapat memanfaatkan masa sekolah untuk mengembangkan potensi diri, menjauhi narkoba, serta menjadi generasi muda yang disiplin dan berkarakter positif,” ujarnya. AMR