Menurutnya, Dusun Tokelemo dan Dusun Lewonu dipilih karena berada di wilayah yang relatif jauh dari pusat desa sehingga membutuhkan perhatian lebih. “Kami sengaja memilih dusun yang aksesnya paling sulit. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga, terutama mereka yang rumahnya mengalami rusak berat,”jelasnya.

Sementara, anggota komunitas lainnya, Mohammad Iqbal menambahkan, seluruh bantuan yang disalurkan berasal dari kepedulian para donatur yang mempercayakan Komunitas TAMEME untuk menyalurkannya kepada masyarakat terdampak. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan bantuannya. Alhamdulillah, amanah tersebut telah kami salurkan kepada masyarakat terdampak gempa di Dusun Tokelemo dan Dusun Lewonu. Semoga menjadi amal kebaikan bagi semua pihak yang telah berbagi,”ujarnya.

Iqbal menambahkan, Komunitas TAMEME tetap membuka ruang bagi masyarakat yang ingin ikut membantu proses pemulihan pascabencana. “Apabila masih ada masyarakat, komunitas, maupun pihak lain yang ingin berdonasi untuk warga terdampak gempa di Kabupaten Sigi, Komunitas TAMEME siap membantu menyalurkan bantuan tersebut secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ketua Posko Bencana, Desa Lembantongoa, James Tohama mengungkapkan, sangat berterima kasih atas bantuan berbagai pihak, termasuk dari Komunitas Jurnalis TAMEME yang telah membantu meringankan beban warga terdampak. Dia mengatakan, saat ini selain bantuan sandang pangan, di wilayah Dusun Tokelemo dan juga sekitar Dusun Lewonu, korban bencana juga membutuhkan bantuan medis dan trauma healing, khususnya bagi para ibu-ibu dan anak-anak. AMR