“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN UP3 Palu. Sebelum bantuan ini datang, saya sempat kebingungan dan takut tidak bisa menghidupi keluarga lagi karena diusir dari lahan sebelumnya. Kini, dengan gerai kontainer yang layak dan listrik yang memadai, usaha saya justru jauh lebih berkembang. Pelanggan semakin ramai karena tempatnya bersih dan nyaman, omzet saya pun meningkat drastis,” ungkap Syarifuddin dengan mata berkaca-kaca menahan haru.

Kehadiran listrik andal dan kompor induksi di gerai barunya memberikan efisiensi yang luar biasa bagi Syarifuddin. Selain mempercepat proses persiapan dagangannya, penggunaan kompor induksi memperkenalkan cara kerja yang lebih praktis, aman, ekonomis, serta ramah lingkungan. Pelanggan yang datang pun merasa lebih nyaman karena suasana gerai yang bersih tanpa polusi asap.

Keberhasilan Syarifuddin menjadi salah satu potret nyata dari misi besar PLN untuk tidak sekadar menerangi ruang, melainkan juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara berkelanjutan dari sektor akar rumput. General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo, Usman Bangun menegaskan bahwa komitmen perusahaan melampaui urusan bisnis semata. PLN bertekad menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat.

“PLN berkomitmen penuh agar kehadiran energi listrik tidak hanya menjadi penerang, tetapi juga menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi para pelaku UMKM. Melalui program TJSL ini, kami ingin memastikan bahwa usaha mikro seperti yang dijalankan oleh Pak Syarifuddin dapat naik kelas dari yang sebelumnya serba terbatas dan penuh ketidakpastian, kini menjadi mandiri, lebih produktif, dan mapan secara ekonomi dengan memanfaatkan electrifying lifestyle yang ramah lingkungan,” ungkap Usman.

Kisah sukses Syarifuddin menegaskan kembali bahwa program TJSL PLN adalah bentuk investasi sosial yang menyentuh esensi kemanusiaan. Dengan memberikan kepastian tempat usaha dan modernisasi peralatan, PLN telah membantu menyalakan kembali harapan yang sempat padam, mendorong kemandirian ekonomi, dan menciptakan senyum kesejahteraan yang nyata bagi keluarga para pelaku usaha kecil di seluruh pelosok negeri.*HJ