Ketua tim seleksi, Kasmuddin Mustapa, mengatakan bahwa 38 pemain yang lolos dari Zona 1 belum dapat merasa aman. Mereka masih akan bersaing dengan pemain-pemain terbaik dari Zona 2 sebelum ditentukan siapa saja yang benar-benar layak memperkuat Parigi Moutong pada Porprov mendatang.
Zona 2 meliputi Kecamatan Tinombo Selatan, Sidoan, Tinombo, Palasa, Tomini, Mepanga, Ongka Malino, Bolano, Bolano Lambunu, Taopa, hingga Kecamatan Moutong. Seleksi untuk wilayah tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu dan Kamis, 17–18 Juni 2026, di Lapangan Garuda, Desa Ogobayas, Kecamatan Mepanga.
Kasmuddin menegaskan bahwa performa yang ditunjukkan para pemain selama dua hari seleksi masih belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi tim pelatih. Karena itu, para pemain diminta tidak cepat puas dengan hasil yang telah dicapai. “Apa yang kalian perlihatkan pada seleksi hari pertama dan kedua belum memenuhi harapan kami. Untuk itu, sambil menunggu hasil seleksi di Zona 2, saya harapkan kalian terus berlatih dan menjaga kesehatan. Jangan sering begadang walaupun saat ini sedang berlangsung Piala Dunia. Boleh nonton untuk pertandingan yang dilaksanakan pagi hari atau nonton siaran ulangannya,” tegas Kasmuddin.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa menjadi atlet bukan hanya soal kemampuan mengolah bola, tetapi juga tentang kedisiplinan dalam menjaga kondisi fisik dan pola hidup sehat. Sementara itu, antusiasme masyarakat terhadap seleksi Porprov tahun ini tergolong tinggi. Hingga Jumat malam (12/6/2026), jumlah pemain yang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi Zona 2 tercatat mencapai 90 orang.
Tingginya partisipasi itu menunjukkan bahwa gairah sepak bola di Kabupaten Parigi Moutong masih terus tumbuh. Porprov 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga momentum lahirnya generasi baru pesepak bola daerah yang diharapkan mampu mengharumkan nama Parigi Moutong di tingkat provinsi.
Perjalanan menuju Morowali memang masih panjang. Namun, bagi 38 pemain yang masih bertahan dari Zona 1, setiap sesi latihan dan setiap pertandingan seleksi adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka pantas menjadi bagian dari skuad terbaik Kabupaten Parigi Moutong. AJI