Selain kuantitas, Barantin juga menaruh perhatian besar pada standar mutu dan keamanan pangan durian ekspor. Ia menegaskan pentingnya edukasi kepada petani dan pelaku usaha agar seluruh persyaratan ekspor dapat terpenuhi sesuai standar negara tujuan. Menariknya, Abdul Kadir juga mengaku terkesan dengan kualitas durian Parigi Moutong yang menurut penilaian pembeli di Tiongkok termasuk salah satu yang terbaik.
“Teksturnya bagus, rasanya enak, dagingnya kenyal, dan sangat disukai pembeli di Tiongkok. Saya tadi juga sudah mencobanya langsung,” katanya.
Terkait penyakit bangkalan yang dikeluhkan petani, ia memastikan persoalan tersebut akan dibahas bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional untuk mencari solusi ilmiah melalui penelitian bersama para pakar penyakit tanaman. “Saat ini obatnya memang belum diketahui, sehingga perlu penelitian lebih lanjut untuk menemukan solusi terbaik,” tuturnya.
Sementara untuk mengantisipasi permainan harga oleh oknum tertentu, Abdul Kadir mengusulkan sistem registrasi resmi bagi seluruh perusahaan peluncur maupun agen pembeli durian. Dengan sistem tersebut, petani dapat mengetahui apakah pembeli telah tersertifikasi atau tidak. “Kalau ada penipuan atau pelanggaran, agen bisa dilaporkan dan bahkan di-blacklist,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kepala Barantin yang dinilai menjadi bukti bahwa durian Parigi Moutong kini semakin dikenal dunia. “Kedatangan Kepala Badan Karantina ini tentu menjadi semangat dan dorongan besar bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus memaksimalkan potensi durian yang kita miliki,” ujarnya.
Erwin juga memberikan penghargaan kepada Ketua Kadin Parigi Moutong, Faradiba Zaenong yang dinilai memiliki peran penting dalam membuka akses ekspor durian Parigi Moutong langsung ke pasar Tiongkok. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Parigi Moutong Abdul Sahid, Kapolres Parigi Moutong AKBP Hendrawan, Ketua Apdurin Parigi Moutong Hengky Idrus, unsur DPRD Parigi Moutong, serta sejumlah tamu undangan lainnya. AJI
