Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaik selama pelaksanaan MTQ berlangsung. Menurutnya, kemenangan memang menjadi harapan setiap kafilah, namun yang lebih utama adalah semangat belajar, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini. “Kepada peserta yang berhasil meraih juara, saya mengucapkan selamat dan berharap agar terus meningkatkan kemampuan untuk menghadapi ajang yang lebih tinggi. Sementara bagi yang belum berhasil, tetaplah semangat belajar dan berlatih,” ungkapnya.

Bupati berharap melalui pelaksanaan MTQ tersebut akan lahir qari dan qariah terbaik dari Kecamatan Parigi Barat yang mampu mengharumkan nama daerah, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan dukungan penuh terhadap Desa Kayuboko yang direncanakan menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Kabupaten Parigi Moutong Ke-XX Tahun 2026 pada November mendatang. Menanggapi aspirasi masyarakat terkait kondisi infrastruktur jalan, ia berjanji ruas jalan yang mengalami kerusakan akan diperbaiki sebelum pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten digelar.

Pernyataan tersebut disambut antusias masyarakat yang hadir. Bagi warga Kayuboko, penunjukan desa mereka sebagai tuan rumah MTQ tingkat kabupaten menjadi kebanggaan sekaligus momentum memperkuat semangat gotong royong dan persatuan masyarakat. Di akhir acara, Bupati Parigi Moutong secara resmi menutup pelaksanaan MTQ Ke-X Tingkat Kecamatan Parigi Barat Tahun 2026 yang dipusatkan di Desa Kayuboko.

Berdasarkan keputusan Dewan Hakim, Desa Kayuboko berhasil keluar sebagai Juara Umum dengan raihan 276 poin. Posisi kedua diraih Desa Lobu Mandiri dengan 139 poin, disusul Desa Parigi Mpu’u dengan 115 poin, Desa Baliara 107 poin, Desa Jonokalora 69 poin, dan Desa Air Panas dengan 44 poin.

Keberhasilan pelaksanaan MTQ Ke-X Tingkat Kecamatan Parigi Barat Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, sekaligus mempererat persatuan dan kebersamaan dalam membangun daerah yang religius dan harmonis. AJI