SULTENG RAYA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan kegiatan edukasi keuangan dan pra-inkubasi Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di Desa Luk Panenteng, Kecamatan Bulagi Utara, Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Banggai Kepulauan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan akses dan pemanfaatan layanan keuangan masyarakat di tingkat desa.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya OJK dalam memperluas akses keuangan masyarakat, khususnya pada wilayah yang memiliki tantangan geografis dalam memperoleh layanan keuangan formal.

Melalui Program EKI, OJK mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan pada wilayah dengan karakteristik 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) agar masyarakat dapat memahami serta memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan secara tepat sesuai kebutuhan.

Kegiatan edukasi keuangan dan pra-inkubasi Desa EKI dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan formal sekaligus mengidentifikasi potensi serta kebutuhan masyarakat dalam pengembangan ekosistem keuangan inklusif di Desa Luk Panenteng.

Dalam kegiatan tersebut, OJK memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat Desa Luk Panenteng yang disampaikan oleh Duta Literasi dari Media Massa OJK. Edukasi mencakup pengenalan produk dan layanan jasa keuangan, pengelolaan keuangan sehari-hari, serta peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai risiko keuangan, termasuk aktivitas keuangan ilegal.

Selain edukasi keuangan, kegiatan juga mencakup pra-inkubasi Desa EKI melalui identifikasi potensi ekonomi desa, pemetaan kebutuhan masyarakat, serta penggalian informasi terkait akses dan pemanfaatan layanan keuangan. Tahapan ini menjadi dasar dalam penyusunan langkah pengembangan EKI yang sesuai dengan karakteristik dan potensi lokal Desa Luk Panenteng.

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tengah, Bonny Hardi Putra menyampaikan bahwa Program EKI merupakan upaya OJK bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait untuk menghadirkan akses keuangan yang lebih dekat, mudah, dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Melalui Program EKI, kami mendorong agar masyarakat tidak hanya memiliki akses terhadap produk dan layanan keuangan formal, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara produktif untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Sulteng Raya, Jumat (25/9/2026).

Program EKI menjadi salah satu upaya untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal serta mendorong pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan secara tepat.

Melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan, masyarakat diharapkan semakin mampu mengelola keuangan, mengembangkan potensi ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Melalui edukasi keuangan dan pra-inkubasi Desa EKI ini, OJK Sulteng bersama Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan mendorong terbentuknya ekosistem keuangan inklusif yang berkelanjutan di Desa Luk Panenteng serta memperkuat akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal, termasuk pada wilayah dengan karakteristik 3T. */RHT