SULTENG RAYA- Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, mengukuhkan murid TK Putra Palu sebagai Pramuka Prasiaga di Rumah Jabatan Wali Kota Palu, Rabu (16/09/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Kota Palu, Diah Puspita, yang juga selaku Bunda PAUD Kota Palu, bersama para pembina, orang tua, serta keluarga besar TK Putra Palu.

Dalam sambutannya, Wali Kota Hadianto menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh murid yang telah dikukuhkan sebagai Pramuka Prasiaga.

“Selamat kepada anak-anak. Semoga menjadi anak-anak yang siaga, disiplin, ceria, mandiri, dan berkarakter,” ujar Wali Kota.

Menurut wali kota, pengenalan kepramukaan sejak usia dini merupakan salah satu upaya penting dalam membangun karakter anak.

Melalui kegiatan tersebut, anak-anak mulai diperkenalkan dengan berbagai nilai kebangsaan, kedisiplinan, kemandirian, serta kecintaan terhadap lingkungan dan sesama.

Wali Kota Hadianto menuturkan, pengenalan nilai-nilai kebangsaan bahkan telah dimulai dari hal sederhana, salah satunya melalui warna merah putih yang terdapat pada kacu Pramuka.

“Mereka pertama kali diperkenalkan dengan warna merah putih yang ada di kacu mereka. Mereka juga akan diperkenalkan dengan aktivitas kepramukaan, tentunya sesuai dengan masa usia mereka sebagai anak-anak,” jelas wali kota.

Wali kota berharap kegiatan kepramukaan bagi anak usia dini dapat terus dikembangkan dan diperluas sehingga menjangkau seluruh satuan pendidikan anak usia dini di Kota Palu.

“Saya berharap kakak-kakak pembina Kwartir Cabang terus meningkatkan ini, sehingga bisa menyentuh semua pendidikan anak usia dini di semua lini,” kata wali kota.

Wali Kota menilai, usia anak-anak merupakan masa yang sangat efektif untuk meletakkan pondasi pembentukan karakter.

Nilai-nilai yang diperkenalkan melalui aktivitas sederhana dan menyenangkan diyakini dapat menjadi pengalaman yang melekat dalam ingatan anak hingga mereka tumbuh dewasa.

“Saya yakin ini merupakan waktu yang sangat baik bagi kita untuk menumbuhkan rasa pemahaman mereka terkait cinta tanah air, cinta pertemanan, cinta lingkungan, cinta orang tua, dan tertib dalam semua hal,” ungkap wali kota.

Wali kota mengibaratkan masa pendidikan anak usia dini sebagai salah satu fase yang meninggalkan banyak kenangan dan pengalaman dalam kehidupan seseorang.

Berbagai kegiatan yang dilakukan saat TK maupun SD, termasuk aktivitas bermain, sering kali menjadi bagian dari pengalaman yang terus diingat hingga dewasa.

“Kalau kita kembalikan kita sebagai orang tua, pasti ada momen-momen saat TK yang tertanam dalam kepala kita. Ketika kita di SD, ada hal yang tertanam di kepala kita. Bermain apa pun pasti ada hal yang tertanam,” tutur wali kota.

Karena itu, Wali Kota menilai kegiatan Pramuka Prasiaga yang dikemas melalui aktivitas bermain menjadi sarana yang tepat untuk mengenalkan nilai-nilai positif kepada anak usia dini.

“Apalagi Pramuka yang aktivitasnya bermain untuk anak-anak usia dini kita, sudah pasti akan banyak hal yang tertanam di dalam pikiran mereka,” tambah wali kota.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Hadianto juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan anak-anak mereka.

Wali kota menilai, keikutsertaan anak dalam kegiatan Pramuka Prasiaga tidak hanya memberikan pengalaman baru, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat pembangunan karakter sejak usia dini.

“Olehnya, saya menyampaikan terima kasih kepada orang tua yang terus mau menyibukkan anak-anaknya dan menguatkan pembangunan karakter anak-anak kita lewat keikutsertaan mereka dalam kegiatan Pramuka Prasiaga ini,” pungkas wali kota.

Wali Kota Hadianto kembali menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, khususnya para pembina, pihak sekolah, dan orang tua yang terus memberikan ruang bagi anak-anak untuk belajar, bermain, bersosialisasi, serta tumbuh menjadi generasi yang mandiri dan berkarakter. ABS