SULTENG RAYA Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah, Hanifah Dhiyaul Haq Tampubolon, berhasil meraih Juara 1 Nasional Duta Muda Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah Championship Tahun 2026. Prestasi tersebut diumumkan dalam rangkaian kegiatan Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI) 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia di Istora Senayan, Jakarta.

Ajang Duta Muda CBP Rupiah Championship merupakan salah satu wadah strategis Bank Indonesia untuk membangun generasi muda yang berperan sebagai agen edukasi sekaligus duta literasi Rupiah di masyarakat. Kompetisi tingkat nasional ini diikuti oleh 46 finalis terbaik yang telah melalui proses seleksi berjenjang di tingkat daerah oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia di seluruh Indonesia.

Hanifah merupakan mahasiswi Program Studi Ilmu Hukum Universitas Tadulako yang aktif dalam berbagai kegiatan kepemudaan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Selain tercatat sebagai penerima Beasiswa Bank Indonesia “Generasi Baru Indonesia (GenBI)” 2026, Hanifah juga berkiprah dalam sejumlah organisasi dan forum kepemudaan, antara lain Forum GenRe Sulawesi Tengah, Ikatan Duta Bahasa Sulawesi Tengah, serta Fasilitator Forum Anak Nasional.

Sebelum meraih gelar juara nasional, Hanifah terlebih dahulu berhasil menjadi Juara 1 Laskar Rupiah (Duta BI Sulteng dalam perluasan edukasi Kebanksentralan, CBP Rupiah, QRIS, dan Pelindungan Konsumen), ia sekaligus dikukuhkan sebagai Duta Muda CBP Rupiah Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026. Berbagai pengalaman organisasi dan prestasi yang dimiliki semakin memperkuat kapasitasnya sebagai figur muda yang komunikatif, inspiratif, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap peningkatan literasi masyarakat.

Dalam proses penjurian tingkat nasional, Hanifah menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung kampanye Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah melalui pendekatan edukasi yang kreatif, adaptif, dan relevan bagi generasi muda. Gagasan yang diusung berfokus pada pengembangan edukasi berbasis pemberdayaan komunitas (community empowerment) yang mendorong kolaborasi antarkomunitas sebagai sarana memperluas literasi Rupiah secara berkelanjutan.