SULTENG RAYA – PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Suluttenggo menggelar program PLN Goes To School di SMA Negeri 3 Tuminting, Manado, Kamis (23/7). Kegiatan edukatif yang diusung oleh Tim Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman dan budaya sadar keselamatan ketenagalistrikan sejak usia sekolah.

Melalui pendekatan interaktif, para siswa dibekali pemahaman mendasar mengenai potensi bahaya listrik, panduan pemanfaatan energi listrik secara aman, hingga langkah pencegahan kecelakaan akibat kelistrikan. Edukasi ini juga mendorong kepedulian siswa terhadap potensi bahaya di lingkungan sekitar, seperti larangan bermain dekat jaringan listrik, bahaya menyentuh alat listrik saat tangan basah, serta pentingnya melaporkan kondisi jaringan yang berpotensi membahayakan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa keterlibatan generasi muda merupakan kunci penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dari risiko kelistrikan. “Listrik adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, namun pemanfaatannya harus selalu diimbangi dengan kewaspadaan.

Melalui PLN Goes To School, kami ingin menginternalisasi budaya Safety First kepada generasi muda. Siswa tidak hanya kita bekali untuk menjaga diri sendiri, tetapi juga didorong menjadi ‘duta keselamatan’ yang mampu mengedukasi keluarga dan lingkungan sekitarnya,” ungkap Usman.