Sejalan dengan hal tersebut, Manager PLN UP2D Suluttenggo, Muhammad Ariamuddin, menyampaikan bahwa program ini merupakan investasi jangka panjang PLN dalam membangun masyarakat yang responsif dan sadar keselamatan. “Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap materi yang disampaikan dapat membekali para siswa untuk lebih peka. Edukasi sejak dini seperti ini sangat krusial agar manfaat besar energi listrik dapat dirasakan secara optimal tanpa mengabaikan aspek keamanannya,” ungkap Ariamuddin.
Sementara itu, perwakilan Tim K3L PLN UP2D Suluttenggo, Lady Langkay, menambahkan bahwa antusiasme pelajar dalam sesi diskusi menunjukkan tingginya kepedulian mereka terhadap materi K3L. “Kami ingin edukasi ini berdampak panjang dan tidak berhenti di ruang kelas. Ketika para siswa mempraktikkan perilaku aman dan membagikan informasinya kepada orang-orang terdekat, kita sedang mencegah potensi kecelakaan listrik di masa depan,” jelas Lady.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan tingginya partisipasi siswa dalam sesi tanya jawab seputar penggunaan listrik aman di rumah maupun sekolah. Melalui edukasi yang berkelanjutan ini, PLN UID Suluttenggo berkomitmen untuk terus hadir memupuk kesadaran masyarakat demi mewujudkan lingkungan yang aman dan bebas dari bahaya listrik.*/HJ