SULTENG RAYA-Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu melalui Kantor Urusan Internasional (KUI) menggelar International Guest Lecture yang dirangkaikan dengan penandatanganan dokumen kerja sama internasional dengan pihak Christ College (Autonomous), Irinjalakuda, Kerala, India, di Aula Rektorat Unismuh Palu, Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan bertajuk “Global Insight, Local Action: Advancing Education, Technology, and Community Resilience for Sustainable Development” itu menjadi bagian dari upaya kampus memperluas jejaring internasional sekaligus memperkuat kolaborasi akademik lintas negara. Tema yang diangkat dirancang agar dapat mengakomodasi seluruh fakultas dan program studi di lingkungan Unismuh Palu.
Sebelum kuliah tamu dimulai, kegiatan diawali dengan penandatanganan dokumen kerja sama sebagai bentuk komitmen penguatan kemitraan internasional. Rangkaian tersebut dimulai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, S.E., M.M., dilanjutkan Memorandum of Agreement (MoA) bersama para dekan fakultas, serta Implementation Arrangement (IA) yang ditandatangani oleh seluruh ketua program studi.
Dalam sambutannya, Prof. Rajindra menilai kegiatan tersebut memiliki nilai strategis dalam mendukung internasionalisasi perguruan tinggi. Menurutnya, kolaborasi dengan mitra luar negeri menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap sivitas akademika memiliki kesempatan memperluas wawasan global sekaligus membangun kolaborasi yang berkelanjutan dengan institusi pendidikan di luar negeri,” ujarnya.
Kuliah tamu internasional dipandu Direktur Pascasarjana Unismuh Palu, Dr. Isnada W. Tasrim, M.Pd., sebagai moderator. Forum tersebut menghadirkan akademisi dari Christ College (Autonomous), Irinjalakuda, Kerala, India, Assoc. Prof. Dr. K.J. Vargheese, MA, PhD, BEd, PGDELT, PGDJ, sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, Dr. Vargheese mengulas pentingnya sinergi antara pendidikan, teknologi, dan penguatan ketahanan masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Ia juga menekankan bahwa kolaborasi lintas negara dan lintas disiplin ilmu menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan global.
Kegiatan diikuti jajaran pimpinan universitas, mulai dari wakil rektor, dekan, wakil dekan, ketua program studi, dosen, hingga mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan Unismuh Palu.
Diskusi berlangsung interaktif. Sejumlah dosen dan peserta aktif menyampaikan pertanyaan serta bertukar pandangan mengenai isu-isu pendidikan global, pemanfaatan teknologi, hingga peran perguruan tinggi dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan. ENG