SULTENG RAYA — Sebanyak 120 peserta didik baru Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Palu mengikuti Open House sekaligus pembukaan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda), Sabtu (11/7/2026).
Ratusan siswa tersebut terdiri atas 49 peserta didik laki-laki dan 71 peserta didik perempuan yang akan memulai masa pendidikan di madrasah berasrama tersebut.
Kegiatan pembukaan turut dihadiri para orang tua peserta didik, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tengah, H. Muh. Syamsu Nursi, S.Pd.I., M.M., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palu, Dr. H. Ahmad Hasni, M.Pd.I., Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Palu, Kepala Pokjawas beserta pengawas pembina, Ketua Komite MAN IC Palu Dr. Djamil, serta Kepala MAN IC Palu Hj. Mardiati Rosmah, S.Ag., M.Ag.
Mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tengah, Muh. Syamsu Nursi menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru yang berhasil lolos melalui proses seleksi di MAN IC Palu.
Menurutnya, keberhasilan diterima di madrasah tersebut merupakan sebuah prestasi mengingat MAN IC Palu menjadi salah satu madrasah unggulan yang diminati calon peserta didik dari berbagai daerah, tidak hanya dari Sulawesi Tengah tetapi juga dari sejumlah provinsi lain.
Ia menilai tingginya minat masyarakat menjadi bukti bahwa kualitas pembinaan pendidikan dan penguatan karakter di MAN IC Palu telah mendapat pengakuan luas.
Syamsu Nursi juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di MAN IC Palu. Ia berharap madrasah mampu memberikan layanan pendidikan terbaik sehingga mampu melahirkan lulusan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
Dalam kesempatan itu, ia berpesan agar pelaksanaan Matamuda benar-benar difokuskan sebagai ajang pengenalan lingkungan, budaya, dan program-program madrasah, tanpa diwarnai kegiatan yang menyimpang dari tujuan pendidikan.
“Kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah akan berlangsung beberapa hari ke depan. Saya berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, menyenangkan, menggembirakan, menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan, serta jauh dari praktik kekerasan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para peserta didik baru agar memanfaatkan kesempatan belajar di MAN IC Palu sebaik mungkin. Menurutnya, masa pendidikan di madrasah menjadi momentum penting untuk meningkatkan kemampuan akademik, membangun karakter, serta melatih kemandirian sebagai bekal menghadapi masa depan.
Kepada para orang tua, Syamsu Nursi mengajak agar terus menjalin kemitraan yang erat dengan pihak madrasah. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan sinergi dari keluarga.
Sementara itu, Kepala MAN IC Palu Hj. Mardiati Rosmah memperkenalkan seluruh dewan guru, pembina, dan pengasuh yang akan mendampingi para peserta didik selama menjalani pendidikan di lingkungan madrasah berasrama tersebut.
Ia menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat menyambut peserta didik baru beserta orang tua di lingkungan MAN IC Palu. Menurutnya, 11 Juli 2026 menjadi hari bersejarah karena menandai dimulainya perjalanan baru para siswa sebagai bagian dari keluarga besar MAN IC Palu.
Mardiati menjelaskan bahwa proses penerimaan peserta didik baru dilakukan melalui tahapan seleksi yang ketat, termasuk proses wawancara yang memerlukan waktu cukup panjang. Seleksi tersebut dilakukan untuk mendapatkan calon peserta didik terbaik sekaligus menyesuaikan dengan kapasitas asrama yang tersedia.
Ia menambahkan, seluruh siswa akan tinggal di asrama dengan fasilitas yang memadai, termasuk ruang berpendingin udara (AC), guna mendukung kenyamanan selama mengikuti proses pembelajaran dan pembinaan.
“Pertemuan hari ini bukanlah sebuah kebetulan, tetapi merupakan langkah awal untuk menyatukan tujuan bersama, yaitu mencetak generasi unggul. Karena itu, mari kita bangun kemitraan yang baik antara madrasah dan orang tua demi masa depan anak-anak kita,” katanya.
Mardiati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua yang telah mengikhlaskan putra-putrinya tinggal di asrama untuk menjalani proses pendidikan dan pembinaan di MAN IC Palu.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Kami siap mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya dalam mendidik dan membina putra-putri Bapak dan Ibu selama berada di MAN IC Palu,” tutupnya. ENG